Mencoba IPL Hair Removal Di Rumah

Saya pernah sebelumnya menuliskan tentang berbagai metode yang saya pakai untuk menghilangkan rambut tak diinginkan di badan. Saya ini termasuk yang cepat tumbuh rambutnya dibandingkan temen yang lain. Huhu sedih. Untuk baca blog yang saya tulis saat itu, klik disini.

Nah saat corona ini, yang bisa saya lakukan untuk menghilangkan rambut di badan adalah cukur sendiri karena salon wax tentunya tutup (saya wax diri sendiri ga berhasil, mungkin saya ga tega narik plesternya sendiri. hehe). Saya tidak ke salon laser karena mahal menurut saya. Untuk ketiak aja mulai dari ā‚¬95 (sekitar Rp 1,6 juta) di salon profesional dekat rumah saya di Belanda. Tau kan kalau harga aja tulisannya “mulai dari” berarti bisa lebih. Mungkin yang ada uang berlebih untuk perawatan, ga akan jadi masalah tapi buat saya uang segitu sayang banget. Nah saat saya lihat IPL Hair Removal di internet kok kaya jadi solusi buat saya.

IPL ini sistem menghilangkan rambut dengan cara melemahkan folikel rambut dengan cara penyinaran. Saya mulai search review tentang IPL dan merek apa yang bagus. Saya lihat di sebuah artikel kalau Philips Lumea Prestige bagus tapi harganya sekitar ā‚¬400 (sekitar Rp 6.8juta). Ada sih yang harganya lebih terjangkau, sekitar 1 jutaan rupiah, tapi sulit dicari reviewnya karena merek yang kurang terkenal. Setelah mikir yang kebangetan dan galau, akhirnya saya beli juga IPL Hair Removal merek Fasiz. Harganya sekitar 2 jutaan. Lumayan ada reviewnya walaupun tidak terlalu banyak. Ini merek kurang terkenal juga sih, tapi yang bikin saya pingin karena selain menghilangkan rambut, dia bisa juga untuk peremajaan kulit (face rejuvenation).

Dalam box IPL Hair Removal Fasiz: mesin+kepala lampu hair removal, kepala lampu face rejuvenation, tempat untuk berdiriin IPL nya di meja, adaptor, kacamata hitam, alat cukur, kantong untuk menyimpan IPLnya, kabel colokan.

20200415_191155.jpg
IPL Hair Removal Fasiz

IPL Fasiz ini ada 450.000 kedipan sinar untuk hair removal dan 150.000 kedipan sinar untuk face rejuvenation. Awalnya kupikir alat kaya gini bakal bisa dipakai tanpa batas, ternyata kalau habis sinar IPLnya, mesti beli cartridge kepala lampunya. Yang mana baru sadar pas kucari di Belanda kok ga ada yang jual merek ini cartridgenya.

Intensitasnya ada 5. Jadi ini tergantung dari kondisi kita. Dari instruksinya disuruh coba pada intensitas 1 atau 2 di kulit terus disuruh tunggu 30menit. Kalau ga ada merah atau bengkak gitu, boleh dilanjutkan dan dinaikkan intensitasnya sampai semampunya kita. Tentunya semakin tinggi, semakin efektif untuk melemahkan folikel rambutnya.

Cara pakai:

  • Cukur area yang mau disinar
  • Pakai kacamata hitam yg disediakan (atau pakai kacamata biasa)
  • Nyalakan mesin dan pilih intensitas yang diinginkan
  • Tempelkan lampunya ke kulit dan tekan tombol untuk menyalakan sinarnya. Sinarnya ini kaya flash camera silaunya, makanya kita disuruh pakai kacamata hitam. Jangan coba-coba tanpa kacamata ya daripada nanti lupa ingatan. Haha emangnya Men in Black. Tapi serius deh silau. Soalnya pas IPLnya datang ke rumah, yang antusias Adrian. Terus dia pasang kacamatanya dan IPL di tempel ke kakiku dan langsung di pencet tombolnya. Saya yang ga pakai pelindung mata jadi kaget karena kaya diflash pas di depan mata. Iseng banget sih dia -_-
  • Di satu area bisa disinar 2-3 kali

Jadwal:

Kalau dari produk yang saya beli ini, dia sih menawarkan kalau di bulan ke 4 sudah tidak ada rambut. Kayanya setiap produk beda-beda seberapa efektifnya dan jadwal treatment yang perlu kita lakukan. Jadi jadwal yang ditulis di buku petunjuk IPL punyaku:

Bulan ke 1: setiap 5 hari sekali

Bulan ke 2: seminggu sekali

Bulan ke 3: setiap 15 hari sekali

Bulan ke 4: setiap 30 hari sekali

Setelah itu seharusnya sudah tidak ada rambut lagi dan bisa diulang lagi dalam waktu 6, 9, 12 bulan, atau bahkan tidak perlu diulang jika tidak ada rambut yang tumbuh lagi. Jadi sesuai dengan kondisi pertumbuhan rambut masing-masing. Jadwal treatmentnya jangan sampai terlewat karena tujuannya rutin melemahkan folikel rambut, kalau jadwal treatment terlewat sayang aja kalau mulai dari awal.

Sakit atau Ga?

Saya coba di ketiak di intensitas 3, dan yang saya rasakan ada rasa panas gitu. Tapi ada kalanya ada rasa clekit gitu jadi sempet kaget. Pastikan kulit ga basah saat treatment IPL karena ini bikin rasa clekit saat disinar. Mungkin nantinya setelah agak terbiasa, akan saya coba naikkin intensitas.

Semoga aja IPL ini bener bisa ngilangin rambut. Lumayan harganya buat beli alat ini. Insya Allah akan saya update blog ini dalam 4 bulan treatment ni berhasil atau tidak.

UPDATE:

  • Bulan pertama

Setelah satu bulan pakai IPL ini dengan intesitas 3, ga ada perubahan sama sekali šŸ˜¦

  • Bulan ke-2

Akhirnya karena setelah 1 bulan sebelumnya pakai dan tidak ada perubahan, saya pun memberanikan diri untuk menaikkan ke intensitas 5 dan jadwal tetap tiap 5 hari sekali, bukan tiap 7 hari sekali. Rasanya clekit-clekit di intensitas 5, jadi ditahan-tahan banget. Saya pakai untuk di ketiak dan kaki. Setelah naik ke intensitas 5, pergelangan kaki memerah dan gatal luar biasa. Kayanya karena setelah IPL, saya tidak mengoleskan krim aloe vera, jadi muncul reaksi alergi. Jadinya saya pakai lotion setelahnya agar kulit tidak kaget karena tentunya IPL seperti membakar akar rambut.

Nah diakhir bulan ke-2, saya sudah liat hasilnya di kaki. Rambut sudah jarang-jarang. Sedangkan di ketiak, huff masih saja banyak. Kayanya jadwal akan tetap saya buat tiap 5 hari sekali.

  • Hasil Akhir setelah 4 bulan

Untuk rambut di kaki, sudah jarang-jarang dan akhirnya saya hentikan sesuai petunjuk. Sedangkan rambut di ketiak masih ada aja šŸ˜¦ so ga terlalu berhasil.

  • 1 Bulan setelah tidak IPL

Yah rambut tumbuh kembali. Ini saya yang salah pemakaian atau memang alatnya kurang bagus ya -_- . Sepertinya kalau mau menghilangkan rambut lebih baik ke profesional deh. Uji coba kali ini tidak berhasil teman-teman. šŸ˜¦

Advertisement

4 thoughts on “Mencoba IPL Hair Removal Di Rumah

  1. Mba mau nanya..aku fokusnya juga mau d kaki.aku beli alat tp dr cina gitu..btw klo catrid nya habis beli dimana ya..cara masangnya gimana

    Like

Please Feel Free to Leave a Comment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s