Sedikit Cerita Di Hannover Jerman

Jadi saya dan Adrian merencanakan ingin weekend berdua naik mobil. Googling sana sini akhirnya kita memutuskan ke Hannover, Jerman. Kenapa Hannover? Ga tau juga. Haha random banget. Ya udah akhirnya hari rabu kita sudah pesan apartemen di Hannover untuk 2 hari. Kita akan ke Hanover naik Mobil jam 2 siang hari Jumat. Dan rencana pulang hari Minggu.

Mencari Stiker Untuk Mobil

Jadi Kamis malam, saat kami bilang ke keluarga Adrian kalau mau ke Hannover, kita dikasi tau kalau di Hannover, mobil kita harus ada stiker environmental zone yang menandakan bahwa mobil kita ini ramah lingkungan.

Kita cari di internet, bisa beli di ANWB Belanda secara online tapi dikirim dan nyampenya 5 hari. Bisa beli langsung di kantor ANWBnya, tapi kita mikirnya ya udah beli di jalan aja. Kita mikirnya mampir dan beli di pom bensin selama perjalanan ke Hannover pasti ada. Kita akhirnya mulai perjalanan jam 14.00 Hari Jumat, dan perjalanan akan ditempuh 4 jam. Berarti kita bakal sampai jam 18.00.

Ternyata eh ternyata! Di pom bensin di Jerman ga jual. Kita sampai berhenti di 3 pom bensin di Jerman (sebelum sampai Hannover) dan di toko yang di pom bensin ga ada yang jual stiker itu. Kita tanya, orangnya pada ga tau. Bahkan orang Jerman yang jualan di pom bensin itu ga ngerti tentang stiker itu. Ada satu orang yang bilang stiker itu dijual di autohaus, yang mana aku googling artinya car dealer.

Car dealer terdekat adanya di Hannover itu sendiri di google map, yaitu car dealer Volkswagen (VW). Kita ga mau kena denda 80 euro (sekitar 1,3 juta rupiah, kurs Agustus 2019) hanya karena ga punya stiker dan kita sudah masuk kota Hannovernya. Jam menunjukkan jam 18.30 (setengah jam lebih lambat dari perkiraan karena stop di 3 pom bensin nanya tentang stiker).

Car dealer bakal tutup jam 19.00 menurut google map. Begitu hampir masuk ke Hannover City Center, kita lihat car dealer VW dan langsung menuju ke sana. Pas nanya, orangnya bilang kalau jual tapi cek stok dulu. Deg-degan dong. Ini liburan tanpa persiapan banget dan siap-siap bakal kena denda 80 euro kalo ga punya stiker. Alhamdulilah car dealernya punya. Harganya 9.90 euro. Astaga demi stiker ini, kita sampe stres nyari dimana-mana.

eco-sticker-germany-car-detail-A
environmental badge

Red Thread

Karena kita ga tau aslinya apa yang harus dikunjungi di Hannover, hari Sabtunya kita ke tourist informationnya di pusat kota. Di sana kita dapat info tentang Red Thread atau garis merah yang bisa kita ikutin. Ada nomornya 1 (tourist information office) sampai 36 yang menunjukkan ke tempat wisata utama di Hannover. Buku tentang infomasi tempat wisatanya bisa dibeli di Hannover seharga 3 euro (sekitar 48ribu rupiah). Jadi di bukunya bakal ada informasi, nomor 1 itu apa dan sejarahnya bagaimana, dst.

Garis ini sepanjang 4,2 kilometer. Yang selama di Hannover saya tempuh menggunakan sepeda. Di Hannover ini ada sepeda atau scooter yang bisa disewa kalau memang malas berjalan kaki. Cara sewa dan bayarnya semua pakai apps. Mungkin ada provider sepeda atau scooter lain selain yang saya sebutin ini tapi ini yang saya reing lihat di Hannover.

Sepeda: Nextbike, Mobike

Scooter: Lime, Tier

Saat di Hannover sih Adrian sewa sepeda di Nextbike, salahnya tiap parkir, di apps dia pencet RETURN, harusnya PARK. Kalau Return, tagihan langsung keluar, padahal kalau kita pencet PARK di apps, sepeda itu ga bakal bisa disewa orang lain dan tagihannya lebih murah. Harga sewa maksimal 1 hari 9 euro. Tapi karena tiap parkir milihnya RETURN, total tagihan 16 euro sampai akhirnya kita sadar kok malah mahal dan seterusnya kita pencet PARK di apps nya. Untuk unlock sepedanya, dilakukan pakai apps. Keren ya, canggih teknologi sekarang. Dan mudah menyewa transportasi seperti ini.

Der-Rote-Faden

Herrenhuser Garden

Hari Minggu kita rencana balik ke Belanda tapi kita sempatkan ke Herrenhauser Garden. Disana kita bayar 8 euro (sekitar 127 ribu rupiah) yang bisa dipakai untuk masuk museum, dan 3 macam taman. Kita hanya mengunjungi museumnya dan 2 taman. 1 taman ga kita kunjungi, kita sudah lapar dan kaki pegal. Setelahnya kita langsung balik ke Belanda.

Herrenhausen-Gardens_panorama_large


Sekian cerita singkat weekend kami di Hannover, Jerman.

Advertisement

6 thoughts on “Sedikit Cerita Di Hannover Jerman

  1. Selamat sore (wkt di sumatra utara, medan) … makasih bgt ya mba , semua tulisan mba sungguh banyak nambah ilmu buat saya… perjalanan saya mgkn masi jauh lg utk ldr yg sedang saya dan pasangan saya jalani… sering2 post n sharing lg ya mba soal kehidupan disana… ๐Ÿ™๐Ÿป๐Ÿ™๐Ÿป๐Ÿ™๐Ÿป

    Like

Please Feel Free to Leave a Comment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s