Ikut Pemilihan Di Belanda

Tanggal 20 Maret kemarin, pertama kalinya saya ikut pemilihan di Belanda. Walaupun hanya bisa ikut memilih Het Waterschap karena saya tidak berkebangsaan Belanda, tapi hal ini jadi pengalaman baru buat saya di Belanda. Adrian selain memilih untuk Het Waterschap, juga memilih untuk De Provincie. 

Saya hanya akan menceritakan tentang Het Waterschap di blog ini. Het Waterschap ini yang mengatur tentang perairan di Belanda misalnya tentang larangan memancing, pajak yang berkaitan dengan penggunaan air, subsidi air ke pertanian, dll. Pemilihan umum ini dilakukan tiap 4 tahun sekali.

Pemilih bakal dapat kartu undangan untuk pemilihan (Stempas) yang dikirim ke rumah. Saat hari pemilihan, kita bisa datang ke TPS membawa kartu identitas serta Stempas. Nanti kita akan dikasi surat suara. Bedanya surat suara ini di warnai dengan pensil warna merah, bukan dicoblos. Dan yang diwarnai adalah nama orang yang partainya sesuai dengan pilihan kita. Pemilihan bisa dilakukan sampai jam 9 malam.

Awalnya saya tidak tau harus pilih partai apa, tapi Adrian bilang untuk coba isi kuesioner di website mijnstem.nl untuk tau partai apa yang cocok dengan pemikiran kita. Pertanyaannya macam-macam, misal: larangan memancing (setuju/tidak setuju), jika ada kekeringan, kemana air harus dikirim lebih dulu (ke alam/ke pertanian), penghapusan pajak air untuk keluarga miskin (setuju/tidak setuju), dll. Setelah mengisi kuesioner, bakal keluar deh partai-partai yang sesuai sama apa yang kita harapkan.

Menurut saya pemilihan disini ga rusuh ya. walaupun tetap sama seperti di Indonesia, tempelan kampanye bakal ada. Tapi kampanye ditempel di papan khusus yang sifatnya sementara, bukan di dinding rumah orang atau di tiang listrik. Tau sendiri kan kalau di Indonesia, kampanye ditempel sembarangan, bahkan di tiang listrik berbarengan sama iklan Sedot WC atau Telat Haid, hubungi: xxxx. 😀

Dan apapun pilihan tiap orang, ga bikin teman jadi musuh. Senang dan kecewa saat penghitungan hasil pemilihan sih pasti ada, tapi ga terus bikin kelahi atau gimana. Semoga Pemilu di Indonesia April nanti bisa damai dan hasilnya jujur. Amin.

Advertisements

Please Feel Free to Leave a Comment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s