Tahun Baru Di Belanda

Jadi Tahun Baru 2019 adalah pertama kalinya saya merasakan tahun baru di Belanda. Bagaimana kesan yang saya dapat? Sangat meriah dan juga menyebalkan.

Belanda termasuk negara yang sangat tenang. Bahkan jika kita punya pesta yang bakal bikin rame sampai malam, kita biasa mengirim pesan ke tetangga untuk memberitahukan hal itu. Daripada mereka jengkel dan kita dilaporkan polisi karena ribut saat malam.

Kembang Api

Hari-hari sebelum tahun baru, yang mana saya rasakan bahkan 3 hari sebelum tahun baru adalah adanya kembang api dan petasan. Seneng sih bisa lihat kembang api gratis. Tapi karena banyak yang nyalain kembang api, jadinya udah berasa kaya di warzone alias medan perang. Orang Belanda rela menghabiskan berjuta-juta untuk kembang api dan petasan.

Yang menjengkelkan adalah karena bunyi ledakan terus-menerus, kucing kami sampai ketakutan dan stres. Bahkan Mama Mertua pernah menaruh anjingnya ke shelter selama 3 hari agar tidak stres karena bunyi ledakan ini di rumah. Ga kebayang yang punya bayi pasti terganggu.

Menyalakan kembang api bukan di malam tahun baru termasuk ilegal di Belanda, tapi mereka tidak peduli. Umumnya di malam tahun baru pun hanya boleh sampai jam 2 pagi tapi di dekat rumah kami, lewat dari jam 3 pagi juga masih dengar ledakan. Walaupun jengkel, kami masih beruntung ini hanya karena Tahun Baru bukan beneran di warzone. 🙂

Oliebollen

Kebiasaan orang Belanda saat tahun baru adalah membuat dan memakan Oliebollen. Dan saya pun diajarin Mama Mertua membuat Oliebollen serta Appelbeignets. Oliebollen ini rasanya kaya donat tapi ada kismis dan dimakan dengan gula halus. Kalau Appelbeignets seperti pisang goreng tapi bedanya bukan pisang tapi apel.

Oliebollen dan Appelbeignets buatan sendiri

Vandalisme

Karena banyaknya yang beli petasan, maka tong sampah dan kotak surat dikunci pada 31 Desember. Hal ini dikarenakan mereka yang jahil selalu meledakkan tong sampah atau kotak surat. Parah kan vandalismenya saat malam Tahun Baru sampai-sampai pemerintah harus mengunci kotak surat dan tong sampah.

Menghitung detik-detik Tahun Baru

Di saat malam Tahun Baru biasanya jadi momen untuk merayakan bersama keluarga dan teman. Dan mereka selalu menghitung detik-detik Tahun Baru bersama. Saya menghabiskan malam Tahun Baru di rumah Tante yang dekat rumah. Kami bermain boardgame Party & Co. Dan disaat 20 detik sebelum Tahun Baru, kita semua berdiri sambil menghitung detik-detik Tahun Baru. Saat Tahun Baru, semua saling memberi selamat Tahun Baru, pelukan dan cium ala Belanda (3 kali di pipi).

Kebakaran & Kecelakaan

Karena banyaknya kembang api dan petasan, malam Tahun Baru merupakan malam yang sibuk bagi Pemadam Kebakaran karena ada saja kejadian kebakaran. Tahun Baru 2019 ini, salah satunya adalah kebakaran di Scheveningen sampai butiran-butiran api berjatuhan seperti hujan.

Malam Tahun Baru juga jadi malam yang sibuk bagi rumah sakit karena ada saja yang terkena ledakan dan cacat. 😦

Lotere

Akhir tahun biasanya jadi momen pengumuman pemenang lotere. Lotere di Belanda seperti Postcode Loterij dan Staatsloterij mengumumkannya saat pergantian tahun. Hadiahnya macam-macam dan bisa sampai jutaan euro per orang. Lotere termasuk hal yang wajar di Belanda.


Selamat Tahun Baru 2019. Semoga kita semua diberi kesehatan, kebahagiaan dan berkah. Aminn…

Advertisements

8 thoughts on “Tahun Baru Di Belanda

  1. Selamat tahun baru Geraldine, sehat2 selalu sepanjang tahun.
    Oliebollen itu menurutku lebih mendekati ke roti goreng kalau di Indonesia. Sejak awal aku mencicipi, ternyata ga suka rasanya. Aku lebih seneng Berlinerbollen, karena ada vla nya. Malam tahun baru kami selain ada Oliebollen, Berlinerbollen, Appelkanjer, aku juga goreng pisang. Eh malah yg laris kemakan pisang gorengnya. Kami jam setengah 10 sudah masuk kamar. Untungnya yang di rumah tidurnya pada kebo, jadi meskipun suara petasan jedar jeder, ga ada yg kebangun sama sekali sampai besok paginya. Dan bersyukurnya juga, karena tinggal di kampung dan dilingkungan rumah buat orang2 tua dan dekat dengan panti jompo, jadi ga terlalu berisik dengan suara petasan. Cuma pas jam 12 tetep, ramenya. Lumayan juga tapinya, setahun sekali lihat atraksi kembang api lama.

    Like

    1. Selamat Tahun Baru juga Mba Deny.. Sehat selalu ya..
      Oliebollen ini kalo dimakan langsung juga ga begitu suka, makanya aku kalo makan ini beneran mandi gula halus. Hehe.
      Enak ya kalau lingkungannya ga terlalu ramai. Disini sampe ada anak muda yang bakar2 apalah ga tau itu. Bikin was2 aja. Tapi lumayan sih bisa nikmatin kembang api tanpa beli kalau tahun baru gini. Untung Adrian ga suka beli kembang api. Rasanya kaya bakar uang. Hehe…

      Like

  2. Selamat tahun baru Geraldine!
    Suamiku bikin Appelbeignets, yang kami sebut Apel penyet karena bentuknya yang penyet, tapi rasanya ternyata melebihi rasa appelbeignets yang kami beli juga dari bakker. Makannya dicocolin pake gula putih campur kaneel.

    Like

    1. Selamat tahun baru juga Mba Yayang..
      Iya juga ya bisa disebut apel penyet. Kalo aku buat si adonannya udah aku kasi kayu manis jadi pas makan udah ga dicocolin kayu manis lagi daripada rasanya bakal kayu manis banget..hehe..

      Like

  3. Pas baca bagian bunyi petasan yang seperti ledakan di daerah peperangan, betapa kita bersyukur sekali ya mbak bisa tinggal di negara yang aman dan nyaman. Semoga warga di daerah konflik suatu saat kelak bisa merasakan kedamaian, kenyamanan, dan ketenteraman hidup sebagaimana yang kita rasakan. :”(

    Selamat menempuh hari-hari baru, Mbak 😀 Semoga doa-doa baik tercapai di tahun ini. Aaamiin.

    Like

Please Feel Free to Leave a Comment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s