Lebaran Pertama

Mau ceritain tentang lebaran pertama kami. Telat banget ya karena publishnya 1 bulan setelah lebaran. 😀

Jadi saya dan Adrian menganggap Lebaran 15 Juni 2018 sebagai lebaran spesial buat kita. Kita merayakan Lebaran di Jogja.

Spesial Buat Saya:

Lebaran ini merupakan lebaran pertama saya sebagai seorang istri alias lebaran pertama tanpa ditanya “kapan nikah?”. Akhirnya lebaran ini sudah didampingi suami, jadi ga perlu petak umpet sama sodara-sodara. Hehe…

Spesial Buat Adrian:

Ini pertama kalinya Adrian ngerasain yang namanya Lebaran sebagai seorang muslim. Ngerasain gimana rame-rame Sholat Ied di lapangan dan juga sungkeman dengan keluarga-keluarga. Yang pasti yang bikin dia bahagia, karena dia ditawarin makan terus tiap berkunjung ke rumah keluarga-keluarga. Lebaran langsung mblendung tu perut. Haha.


Kita Lebaran ke rumah keluarga-keluarga cuma 3 hari dan sisanya kita jalan-jalan. Ternyata di tempat wisata rame banget, bahkan Adrian masuk Candi Prambanan bayar Rp 40.000 bukan beratus-ratus ribu. Jadi awalnya parkiran mobil sudah penuh dan kita diarahin ke parkir di dalam pagar candi. Nah pas lewatin pagar candi ditarik biaya Rp 40.000 tiap orang. Padahal biasanya lokal = Rp 30.000 dan asing = $18. Lumayan kan masuk Prambanan ga mahal buat Adrian.

Advertisements

Please Feel Free to Leave a Comment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s