Mengurus Visa Schengen Di Kedubes Belanda Melalui VFS Global

Cara mengurus visa schengen memang terbilang mudah dicari informasinya di internet, tapi tak ada salahnya saya coba share informasi tersebut di blog ini. Saya mengurus visa schengen di kedubes belanda melalui VFS Global yang berada di Jakarta.

Visa Schengen berlaku untuk:

  • Belgium
  • Denmark (kecuali the Faroe Isles dan Greenland)
  • Germany (kecuali Heligoland)
  • Estonia
  • Finland
  • France (kecuali French Guiana, Guadeloupe, Martinique, Mayotte dan La Reunion)
  • Greece
  • Hungary
  • Italy
  • Latvia
  • Liechtenstein
  • Lithuania
  • Luxembourg
  • Malta
  • The Netherlands
  • Norway (kecuali Spitsbergen)
  • Austria
  • Poland
  • Portugal (termasuk the Azores and Madeira)
  • Slovenia
  • Slovakia
  • Spain (termasuk the Balearic Islands dan the Canary Islands)
  • Czech Republic
  • Iceland
  • Sweden
  • Switzerland
schengen-gebied-IND-paars
Schengen Area

MEMPERSIAPKAN DOKUMEN YANG DIPERLUKAN

Dokumen yang harus dipersiapkan: klik di sini.

Jika visa untuk mengunjungi teman/keluarga, dokumen yang diperlukan: klik di sini.

Pembuatan visa yang saya jelaskan disini adalah visa untuk wisata.

1. Application

Formulir aplikasi yang sudah diisi dan ditanda tangani. Formulir aplikasi: klik di siniUntuk cara pengisian, lihat di bawah.

2. Documents

  • Paspor yang masa berlakunya setidaknya 3 bulan setelah meninggalkan Schengen dan memiliki 2 halaman visa kosong.
  • Fotocopy paspor: (1) halaman depan mengenai data pribadi, (2) halaman yang sudah ada cap/visa, dan (3) halaman paling belakang.
  • Jika ada paspor lama, sertakan juga fotocopy (1) halaman yang ada fotonya, (2) halaman cap/visa, dan (3) halaman paling belakang.
  • Jika visa untuk anak di bawah umur, sertakan juga akta lahir dan surat dari orangtua.

3. Evidence of legal residence

Bukti tinggal di negara tempat kita apply visa. Misal kita tinggal di negara lain dan apply visa dari negara tersebut, maka lampirkan bukti tinggal. Kalau tinggal di negara tersebut karena bekerja, bisa juga lampirkan ijin kerja. Karena saya tinggal di negara sendiri, jadi paspor sudah mewakili.

4. Photo

Photo yang diambil dalam 6 bulan terakhir (1 buah). Spesifikasi foto: klik di sini. Saran saya foto di studio foto daripada di VFS nya. Di VFS langsung jadi tanpa edit, jadi hasil ga secantik kalo foto di studio foto. 😀

5. Proof of travel

  • Itinerary perjalanan. Buat sesuai hari perjalanan. Kalau di sana 2 minggu, buat itinerary selama 2 minggu. Selain itu, saya lampirkan tiket pesawat PP (belum issued, masi booking-an aja)
  • Jika bekerja, sertakan surat pernyataan dari kantor. HR biasanya sudah tau surat yang dimaksud. Tinggal infoin ke HR mengenai tanggal perjalanan dan embassy yang dituju. Surat ini menginformasikan kalau kita bekerja di kantor tersebut, tujuan perjalanan adalah untuk liburan dan kita akan kembali ke negara kita. Jika wirausaha, sertakan SIUP.
  • Hotel reservation. Booking-an hotel selama perjalanan di sana. Saya booking melalui booking.com yang free cancellation. Jadi kalau visa ditolak, bookingan hotel bisa dibatalkan. Namun, jika di sana kita tinggal di rumah teman/keluarga, maka hotel reservation tidak diperlukan, dan digantikan dengan surat sponsor. Untuk info mengenai surat sponsor, klik di sini.
  • Bank statement selama 3 bulan terakhir. Saya menggunakan Bank Mandiri. Saya kurang tau sebenernya yang dibutuhkan rekening koran atau referensi bank, jadi saya buat semua. Untuk surat referensi, hanya bisa di kantor cabang Bank Mandiri dimana kita pertama kali buka tabungan. Biaya surat referensi bank: Rp. 100.000 (selesai dalam 1 hari kerja). Biaya rekening koran: Rp 2.500/lembar (langsung jadi)

6. Proof of health insurance

Untuk asuransi perjalanan, saya menggunakan ACA karena saya lihat di term & condition-nya, jika premi dibatalkan maka kena biaya 25% dari premi yang telah dibayarkan. Ini berarti, ketika visa ditolak, bisa minta balik 75%. Begitu bukan sih?! Hehe.

Saya kirim email ke travel.insurance@acains.com menanyakan tentang harga dan akhirnya ambil asuransi di sini (paket executive). Jadi perjalanan saya 16 hari kena harga $38.5 yang totalnya pada saat itu Rp. 518.903 ditambah dengan Rp 52.000 buat ongkir premi ke Balikpapan (JNE YES). Softcopy premi juga dikirim ke email.

7. Visa

A visa, residence permit or passport which gives entry to your final destination after your visit to the Schengen area. Ini maksudnya habis dari Schengen, ada bukti bisa masuk negara tujuan akhir. Kalau pulang ke Indonesia, berarti paspor INA kita sudah cukup. Kalau misal kita pulang ke negara lain karena misal bekerja di sana, ada bukti Visa negara tersebut.

8. Payment

Biaya Visa: Visa €60 + Jasa VFS €25 (Rp. 890.000 + Rp. 350.000) = Rp 1.240.000 (tarif Mei 2017) –> Dibayar Tuuunai… Sah… Alhamdulilah #EmangnyaAkad 😀


MENDAFTARKAN JANJI TEMU SECARA ONLINE

Untuk membuat visa, bisa dilakukan di VFS Global Jakarta, Surabaya, atau Bali: Klik di sini.

  1. Daftar
  2. Isi data pribadi
  3. Buat janji temu sesuai jadwal yang tersedia
  4. Print janji temu yang sudah dikirimkan ke email

DATANG UNTUK JANJI TEMU

Alamat pusat aplikasi visa gabungan:

Jakarta:

Kuningan City Mall Lt. 1, No L1-30-32

Jl. Prof. Dr. Satrio Kav.18, Setiabudi, Kuningan Jakarta – 12940, Indonesia

Bali:

Benoa Square, Lt. 3 No. 14.3/A, Jl. By pass I Gusti Ngurah Rai No. 21A, Kedonganan, Kuta, Bali – 80361, Indonesia.

Surabaya:

Lt. 15, R. 1506, Graha Pena, Jalan Ahmad Yani No. 88 Surabaya 60234, Indonesia

SAAT JANJI TEMU

Saya mengurus di Jakarta dengan membawa bukti janji temu dan dokumen yang sudah saya siapkan.

– 10 menit sebelum janji temu, masuk ke ruangan, tunjukkan bukti janji temu dan dapat no antrian. Hp harus di silent dan tas diperiksa security. Kita harus lewat scanner.

– Tunggu no dipanggil dan serahkan berkas ke konter. Berkas dicek. Dapat no antrian untuk bayar.

– Ke konter bayar saat no dipanggil (konter 29) dan bayar dengan uang tunai. Dapat bukti pengambilan.

– Antri di bagian biometric dan diambil sidik jari saat dipanggil. Cuma ditanya tempat & tanggal lahir.

SAAT VISA SELESAI

VFS menjanjikan visa selesai sekitar 2 minggu, namun bisa lebih cepat ataupun lebih lambat. Visa saya jadi dalam waktu 10 hari.

– Jika visa sudah selesai, akan dapat email pemberitahuan bahwa visa sudah selesai. Jika paspor tidak langsung diambil, misal karena kita masih berhalangan untuk ambil (saya bilang kalau mungkin ambilnya masih nanti2 karena kerja di site), harap menginformasikan ke VFS. Infokan kapan rencana akan diambil. Walaupun pihak VFS akan tetap menghubungi kita jika paspor tidak diambil2. Namun kalau paspor tidak diambil2 sampai hampir sebulan, paspor akan dikembalikan ke kedubes oleh VFS.

– Jika paspor diambil oleh orang lain, jangan lupa teman yang ambil untuk bawa (1) bukti pengambilan, (2) surat kuasa tanpa materai, (3) fotokopi ktp pemilik paspor, dan (4) fotokopi ktp yang mengambilkan.

Untuk surat kuasa, saya ga tau harus pakai bahasa indonesia atau bahasa inggris, jadi saya buat surat kuasa seperti surat kuasa visa UK yang menggunakan dua bahasa. Contoh surat kuasa pengambilan paspor: surat kuasa pengambilan paspor

surat kuasa pengambilan paspor.png

– Pengambilan paspor: Senin-Jumat jam 14.00-16.00


PENGISIAN FORMULIR VISA:

  1. Surname: nama belakang sesuai id card/paspor
  2. Surname at birth: nama belakang saat lahir (umumnya dikosongkan karena nama belakang biasanya tidak berubah untuk orang Indonesia)
  3. First name: nama depan sesuai id card/paspor
  4. Date of birth: tanggal lahir
  5. Place of birth: tempat lahir
  6. Country of birth: negara tempat lahir
  7. Current nationality: kebangsaan saat ini. Nationality at birth, if different: kebangsaan saat lahir, jika berbeda dengan kebangsaan saat ini.
  8. Sex: jenis kelamin. Centang Male jika laki-laki, centang Female jika perempuan.
  9. Marital status: status pernikahan.
  • Single: belum menikah
  • Married: sudah menikah
  • Separated: berpisah
  • Divorced: cerai hidup
  • Widow(er): cerai mati
  • Other: lainnya

10. In the case of minors: kolom ini diisi dengan data orang tua jika visa untuk anak dibawah umur.

11. National identity number: nomor KTP

12. Type of travel document: kalau saya isi yang ordinary passport

13. Number of travel document: nomor paspor

14. Date of issue: tanggal pengeluaran paspor

15. Valid until: tanggal habis berlaku paspor

16. Issued by: kantor yang mengeluarkan paspor

17. Applicant’s home address and e-mail address: alamat rumah dan alamat e-mail. Telephone number: nomor telepon

18. Residence in a country other than the country of current nationality: Saya pilih No karena saya tinggal di Indonesia, sesuai dengan kebangsaan saya. Jika tinggal di negara lain yang berbeda dengan kebangsaan, pilih Yes.

19. Current occupation: pekerjaan saat ini

20. Employer and Employer’s Address and Telephone Number: nama kantor, alamat dan nomor telepon dimana kita bekerja.

21. Main purpose of the journey: diisi sesuai tujuan perjalanan. Kalau saya, pilih Tourism karena memang tujuannya berlibur.

22. Member State of destination: saya isi negara-negara yang akan saya kunjungi.

23. Member State of first entry: saya isi negara dimana saya pertama kali masuk area Schengen. Saya isi Netherlands.

24. Number of entries requested: saya pilih Multiple entries

25. Duration of the intended stay: Isi dengan jumlah hari kunjungan.

26. Schengen visas issued during the past three years: saya pilih No karena belum pernah punya visa Schengen. Jika dalam 3 tahun terakhir pernah punya visa Schengen, pilih Yes.

27. Fingerprints collected previously: saya pilih No karena belum pernah daftarin sidik jari sebelumnya untuk visa Schengen. Jika sebelumnya pernah daftar sidik jari untuk visa Schengen, pilih Yes.

28. Entry permit for the final country of destination: karena saya kembali ke negara sendiri, jadi saya kosongkan.

29. Intended date of arrival in the Schengen area: tanggal kita mendarat di negara Schengen.

30. Intended date of departure from the Schengen area: tanggal kita meninggalkan negara Schengen

31. Surname and first name of the inviting person in the Member State: jika kunjungan karena undangan dari orang yang tinggal di Schengen area, isi dengan data orang yang mengundang kita. Jika tidak karena undangan, isi dengan data hotel tempat kita menginap.

32. Name and adress of inviting company/organisation: diisi jika kunjungan karena undangan dari perusahaan/organisasi.

33. Cost of travelling and living during the applicant’s stay is covered: saya isi dengan By the applicant himself/herself. Dan saya pilih yang Cash, karena memang saya biaya sendiri pakai uang tunai. Kalau akomodasi dan/atau biaya selama tinggal di sana menjadi tanggung jawab sponsor, maka pilih By a sponsor. Pilih Referred to in field 31 or 32. Lalu pilih dibiayai dalam bentuk apa (Cash, Akomodasi, atau Semua biaya selama di sana). Untuk surat sponsor, silahkan klik di sini.

34. Personal data of the family member who is an EU, EEA or CH citizen: saya kosongkan karena tidak ada hubungan keluarga dengan warga di sana.

35. Family relationship with an EA, EEA or CH citizen: saya kosongkan.

36. Place and Date: Tempat dan tanggal pengisian formulir.

37. Signature: tanda tangan


Kedutaan Besar Kerajaan Belanda di Jakarta

Jl. HR Rasuna Said Kav S-3

Kuningan Timur, Setiabudi

Jakarta 12950

Advertisements

4 thoughts on “Mengurus Visa Schengen Di Kedubes Belanda Melalui VFS Global

Please Feel Free to Leave a Comment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s