Traveler Adalah Pasangan Sempurna

Well, judulnya mengintimidasi sekali ya. Hehe.

Yup, banyak artikel yang menyebutkan traveler adalah pasangan sempurna. Kenapa gitu? Saya coba memberi pendapat menurut apa yang saya lihat dan rasakan.

Berikut alasannya:

  • Smart dan Open Minded

Ilmu yang dia dapat tidak berasal dari buku tapi dari pengalaman. Hal ini yang membuat traveler memiliki kecerdasan yang unik selain kecerdasan secara akademik. Ngobrol dengan seorang traveler ga akan membosankan karena dia punya segudang cerita yang bisa dijadikan pembelajaran.

Selain itu, traveler adalah orang yang berpikiran terbuka karena mereka mampu melihat segala perbedaan di setiap tempat sebagai nilai yang harus dihargai, bukannya dihakimi.

  • Mudah Bergaul dan Pembicara Yang Baik

Traveler sudah terbiasa mengenal orang asing diperjalanannya, jadi dia tidak canggung bertemu dan mengenal orang baru. Selain itu, berkomunikasi secara efektif di negara orang adalah kemampuan yang harus dimiliki seorang traveler, jadi dapat dipastikan dia tau apa yang mau dia bicarakan dan bagaimana cara mengungkapkannya dengan baik.

  • Mandiri dan Sederhana

Perjalanan mengajarkan seorang traveler untuk mampu bergantung pada dirinya sendiri. Dia bukan tipe yang harus ditemani setiap waktu untuk urusan kecil, karena dia mampu menghandlenya sendiri. Traveler mampu mempercayai intuisinya daripada merepotkan orang lain untuk membuat keputusan.

Karena dalam perjalanan traveler dituntut untuk mampu mengurus hidupnya sendiri secara mandiri, maka traveler memiliki kepribadian yang sederhana. Dia berusaha membuat semuanya simple dan ga ribet. Secara ga ada yang bantuin kan?! Besides, hidup toh memang seharusnya ga dibuat susah kan?! 😀

  • Menghargai Uang

Traveler membiayai perjalanan dari hasil kerja kerasnya sendiri, maka dari itu dia tau bagaimana membelanjakannya secara bijak. Bahkan seorang traveler biasa mencari tambahan uang selain dari pekerjaan utamanya untuk bisa memuaskan hasrat jalan-jalannya tanpa membebani orang lain.

Dalam perjalanan, uang sangat penting untuk bertahan hidup dan harus diatur sedemikian rupa. Traveler mengerti mana yang harus diprioritaskan dan mana yang hanya sekedar keinginan belaka.

  • Spontan, Kreatif dan Selalu Penasaran

Seorang traveler tidak hidup dengan satu macam pikiran, karena hal yang sudah ditemuinya bermacam2, maka pikirannya akan terkesan bermacam-macam, melompat-lompat dan spontan. Topik yang dibicarakan tidak mengenai 1 hal tapi bisa mengarah ke macam2 hal.

Karena sifat spontannya itu, bisa jadi dia sudah berada di suatu tempat tanpa kamu pernah dengar dia merencanakannya. Traveler tidak terbiasa merencanakan sesuatu hal terlalu lama.

Traveler orang yang mudah penasaran, jadi dia akan selalu mencoba hal baru dan tidak pernah mau diam. Bahkan ketika tidak traveling, dia tidak bisa hanya diam tanpa melakukan sesuatu hal. Bisa dipastikan dia akan pergi bersepeda, ataupun hanya jalan kaki melihat sekeliling. Tidak ada jarak yang terlalu jauh buat dia untuk hanya jalan kaki ke suatu tempat.

  • Menghargai Ruang Batas

Traveler orang yang sangat menghargai ruang batas satu sama lain. Dia bukan tipe orang yang bergulat dengan pesan manja setiap menitnya. Karena traveler juga biasanya tidak ingin diganggu ruang batasnya. Jadi dalam hubungan romantis pun, mereka orang yang ingin berkomitmen namun tetap memiliki ruang untuk bernapas.

Jadi jangan sampai ada pesan “Kamu dimana sih kok berhari-hari ga bisa dihubungi? Kita putus!“. Bisa jadi tempat tujuan travellingnya ga ada sinyal atau wi-fi kan. Traveller biasa menghindari drama, jadi dia tidak suka hubungan yang terlalu manja dan tidak dewasa. Traveler kalau ga bisa di hubungi, palingan juga lagi travelling. 😀

  • Mudah Beradaptasi

Traveler terbiasa menghadapi hal diluar ekspektasi saat di perjalanan. Maka sangat jarang seorang traveler dikenal sebagai orang yang suka mengeluh. Berada dalam sebuah perjalanan berarti seseorang memilih untuk hidup di luar zona nyaman, jadi kesulitan yang dihadapi tidak pernah dianggap sebagai “musibah” tapi pengalaman hidup. Kesulitan seperti apapun mampu diterima dan ditoleransi oleh seorang traveler.

  • Traveler Mencintai Pasangan Apa Adanya

Traveler mampu melihat keindahan disetiap perbedaan dan disetiap ketidaksempurnaan. Traveler sudah bertemu dengan pribadi yang sifatnya bermacam-macam sehingga setiap kekurangan bukan kendala baginya. Dia sudah bertemu dengan pribadi yang lebih menarik di setiap perjalanannya, tapi dia tetap memilihmu sebagai tempat untuk kembali. Traveler sangat mencintai pasangannya walaupun mungkin dia tidak selalu ada. Ketika dia memilihmu, coba pikirkan ‘berapa banyak pribadi menarik yang sudah ditemuinya di perjalanan namun dia abaikan?‘. Dia toh tetap memilihmu. Iya.. Kamu…

Jadi, traveler adalah pasangan sempurna kan? 😉

 

Advertisements

18 thoughts on “Traveler Adalah Pasangan Sempurna

Please Feel Free to Leave a Comment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s