Scam Tuk-Tuk di Siem Reap

Saat saya booking hotel di Siem Reap, hotel menawarkan untuk antar jemput gratis bandara, tentu aja saya ambil.

Saat sampai di bandara Siem Reap, saya dijemput oleh bapak2 bernama Pay dan kami ke hotel menggunakan tuk-tuk. Jangan heran kalau di Siem Reap tu antar jemput bandara dari hotelnya bukan berbentuk mobil tapi tuk-tuk.

Pay lalu menawarkan untuk mengantarkan saya membeli tiket ke Angkor untuk hari berikutnya, ya udah saya iya kan daripada cari tuk-tuk sendiri. Lagian tuk-tuk ini kan dari hotel, kalau mau tipu2 ya bakal bikin nama hotelnya jelek juga.

Saya minta ke Pay untuk mampir dulu di money changer. Setelah beberapa menit jalan, saya diturunkan di tempat penukaran uang yang kurs nya jelek banget. Mau ga mau saya jadi tukar disitu karena saya juga ga punya info money changer. Sumpah kursnya jelek banget. šŸ˜¦

Setelah tukarĀ uang, saya lalu diantar beli tiket Angkor di loketnya. Setelah beli tiket, Pay menawarkan untuk melihat sunset dari candi, yang saya iyakan. Namun dalam perjalanan ke sana, tiba2 hujan deras dan saya akhirnya bilang ke Pay untuk balik ke hotel aja. Lalu saya janjian sama Pay untuk keliling Angkor keesokan harinya jam 8 pagi.

Keesokan harinya, yang menjemput saya bukan Pay tapi orang lain yang bahasa Inggrisnya parah banget. Jadi komunikasinya campurĀ pakai bahasa tarzan. Sebelum berangkat, dia menjelaskan candi2 mana yang mau dikunjungi, saya iyakan. Namun setelah mengunjungi Angkor Wat, Angkor Thom dan Ta Phrom, saya merasa sangat capek jadi saya bilang ke sopir tuk-tuknya untuk kembali ke hotel aja dan tidak melanjutkan melihat sisa candi2 yang tadi dia tawarkan.

Setelah sampai di hotel, saya diminta resepsionis hotel untuk membayar tuk-tuk 25 dollar yang dia bilang itu adalah harga full semua candi yang ditawarkan + sunset hari sebelumnya. Saya jelaskanĀ kalau saya ga mengunjungi 3 candi sisanya yang dia tawarkan, dan juga saya ga jadiĀ liat sunset karena hujan deras hari sebelumnya. Namun diaĀ bersikeras kalau itu sudah paket, jadi mau kaya apa juga sudah harganya segitu. Terpaksa deh bayar walopun saya bersikeras kalau tuk-tuk kan kendaraan pribadi saya jadi terserah saya mau liat candi yang mana aja dan ga bisa begitu aja dipatok harga semua candi kaya ikut tour beneran. Lagian saya ga pakai jasanya untuk liat sunset kok ya disuruh bayar biaya liat sunset.

Ketika proses check out hotel, saya diminta resepsionis untuk membayar tuk-tuk antar jemput bandara seharga 5 dolar. Lho gimana sih?! Kan dalam infonya tuk-tuk gratis, namun resepsionis tetap minta uangnya. Terpaksa saya bayar walopun gimana juga, karena saya harus segera ke bandara.

Jadi sebelum pakai jasanya, mending beneran pastiin harga tuk-tuknya dan pastiin juga kalau dibilang gratis ya brati memang beneran ga perlu bayar (bawa bookingan yang ada tulisan gratis, saya waktu itu ga bawa). Jangan mudah percaya aja sama tuk-tuk walopun tuk-tuk dari hotel juga.

BTW, hotel yang saya pakai waktu itu namanya Or*l D’Angkor Guest House (saya sensor ya biar dikira tidak merusak nama baik).

Advertisements

2 thoughts on “Scam Tuk-Tuk di Siem Reap

    1. Tapi yang maksa bayar bukan sopir tuk-tuknya lho, malah resepsionisnya hotel… Well, mereka si saling ngobrol pakai bahasa Khmer, jadi ga tau apa yang diomongin… Yang pasti bener2 diporotin deh jadinya… šŸ˜¦

      Like

Please Feel Free to Leave a Comment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s