“Ditawar” Mas-Mas India

Saya selalu berpikir airport adalah tempat teraman bagi solo traveller wanita dari gangguan, tapi ternyata kali ini saya salah. Jadi saat itu saya berada di ruang tunggu Kuala Lumpur untuk penerbangan ke Hong Kong. Batas antar gate yang satu dengan yang lainnya hanya dinding kaca..

Tiba-tiba saya melihat pemuda India yang tadinya duduk di gate sebelah (penerbangan ke Chennai) jalan ke arah saya. Karena perasaan saya ga enak, saya langsung taruh tas carrier di kursi sebelah sambil pura2 cek isi tas.

Dia : Hai, boleh ka saya duduk di sini? (*dengan bahasa melayu sambil menunjuk kursi sebelah tas carrier saya)

Saya : Silahkan

Dia : Seorang sahaja ka?

Saya: Iya (*Aduh.. salah jawab)

Dia : Nak kemane?

Saya: Hong Kong.

Dia : Oh.. Saya nak ke India… Saya tadi lihat awak dari sebelah… Awak cantik sekali…

Saya : *senyum kecut

Dia : Siapa nama awak ?

Saya : Dina

Dia : Saya Raja. Di Malaysia, bawa wang berapa?

Saya : Saya tak ada bawa wang. Saya pakai kad. (*apa maksudnya ni nanya bawa uang berapa coba?!)

Dia : (*mengeluarkan segepok uang ringgit dari jaket dan juga segepok dari tas. Dua2nya diikat karet gelang). Kapan awak ke Malaysia lagi? Nanti jalan2 sama saya. Saya ada banyak wang. Saya ada bisnis di India dan Malaysia.

Saya : (*tiba2 saya mendapat pencerahan) Oh boleh boleh.. Nanti seminggu lagi saya nak ke Kuala Lumpur lagi sama abang saya.

Dia : Oh Dina sudah ada abang?

Saya : Sudah (sambil menunjukkan cincin di jari)

Dia : Oh saya kira belum ada abang.

Saya : *senyum puas

Dia : Saya nak balik ke gate. Pesawat saya nak berangkat.

Saya : Ok

Kesimpulan

Bagi solo traveller wanita, tips saya walaupun masih single lebih baik pakai cincin saat travelling untuk menghindari gangguan atau setidaknya membuat pengganggu mikir dulu sebelum mendekati. Jika sendirian dan ada yang mengganggu, bilang saja sedang menunggu pasangan. Jangan pernah terlihat sendirian kalau bisa, jadi kalau ada gerombolan orang mending ngikut di belakangnya. 😀

Kosakata

Kad : Card (maksudnya kartu kredit/kartu debit)

Awak : kamu

Abang : Suami

Seorang : Sendirian

Wang : Uang

Advertisements

8 thoughts on ““Ditawar” Mas-Mas India

      1. Iyah, aku juga pernah lebih sedikit seram kayanya. Pas lagi jalan sendiri dari Old Railway KL ke Little India (jauh emang yah), sendiri, dipepetin mobil di samping sekitar 10 menit sambil yg nyetir manggil2 ajakin naik ke mobilnya, bukan India sih, wajah2 kaukasoid gitu. Sepertinya aku di kira wanita gimana gitu (apa karena pake short waktu itu?)…hiksss, sedih saya. 😥

        Like

          1. Ahhhhhh, I see, pantesan, dan aku melewatkan fakta ttg red district itu, padahal biasanya aku aware. Ahhh, pantesan. Jadi dapet pencerahan. Soalnya emang ke Little India saat itu gak direncanain, jadi gak pernah search, dan setelahnya gak pernah ke sana lagi, kapok dan kurang tertarik juga.

            Like

Please Feel Free to Leave a Comment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s